PENGARUH RASA INGIN TAHU TERHADAP KARAKTER RELIGIUS ANAK SEKOLAH MINGGU KECAMATAN UKUI
DOI:
https://doi.org/10.34125/jkps.v10i4.1128Keywords:
Rasa Ingin Tahu, Karakter Religius, Sekolah MingguAbstract
His study aims to determine and analyze the influence of curiosity on the religious character of Sunday School children in Ukui District. The background of the study shows that many children are still passive and show less curiosity about spiritual learning, which has an impact on the low understanding and application of religious values in everyday life. Method: This study uses a quantitative approach with an ex post facto type. The study population consisted of 105 Sunday School children, and a sample of 83 respondents was obtained using the Simple Random Sampling technique. The research instrument was a questionnaire that measured two variables, namely curiosity (X) and religious character (Y), which were compiled based on relevant theories and indicators, and tested for validity and reliability. Results: The analysis showed a positive and significant influence between curiosity on the religious character of Sunday School children. The contribution of this influence was 59.60% with a moderate interpretation, while 40.40% was influenced by other factors outside this study. Novelty: This study confirms that developing curiosity through interactive and exploratory learning in Sunday School can improve children's understanding of faith, devotion to worship, and character development. The results of this study can serve as a basis for church educators in designing learning strategies that foster curiosity as a means of developing children's religious character.
References
Achmad, F., Alhaddad, B. A., & Rasyid, M. (2022). Peran guru dalam pembentukan karakter religius pada anak usia dini 5–6 tahun. Jurnal Pendidikan Anak, 10(2), 123–135.
Ahsanulkhaq, M. (2019). Membentuk karakter religius peserta didik melalui metode pembiasaan. Jurnal Prakarsa Paedagogia, 2(1), 21–33.
Andrianie, S., Arofah, L., & Ariyanto, R. D. (2022). Karakter religius: Sebuah tantangan dalam menciptakan media pendidikan karakter. Qiara Media.
Arofah, L., Andrianie, S., & Ariyanto, R. D. (2021). Skala karakter religius sebagai alat ukur karakter religius bagi siswa sekolah menengah kejuruan. Jurnal PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran, 6(02), 16–28.
Artinta, S. V. (2021). Upaya guru IPA untuk menumbuhkan karakter rasa ingin tahu siswa dalam memecahkan masalah di tengah pandemi COVID-19 (Disertasi). IAIN Ponorogo.
Artinta, S. V., & Fauziah, H. N. (2021). Faktor yang mempengaruhi rasa ingin tahu dan kemampuan memecahkan masalah siswa pada mata pelajaran IPA SMP. Jurnal Tadris IPA Indonesia, 1(2), 210–218.
Chonstantika, A. L., & Yamtinah, S. (2013). Penerapan pembelajaran model make a match dan diskusi kelompok untuk meningkatkan motivasi berprestasi, rasa ingin tahu, dan prestasi belajar. Jurnal Pendidikan Kimia, 2(3), 25–33.
Desmayanti, D. (2021). Penerapan model discovery learning untuk menumbuhkan sikap rasa ingin tahu dan hasil belajar siswa pada subtema kebersamaan dalam keberagaman (Disertasi). FKIP UNPAS.
Ekawati, Y. N., Saputra, N. E., & Periantalo, J. (2018). Konstruksi alat ukur karakter religius siswa sekolah dasar. Psycho Idea, 16(2), 131–139.
Farmawaty, W. (2021). Konsep pendidikan karakter dalam buku Educating for Character karya Thomas Lickona untuk menumbuhkan karakter religius (Disertasi). IAIN Ponorogo.
Frida, A. N., & Handayani, S. (2018, February). Meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika dan rasa ingin tahu siswa kelas XI melalui model ARIAS. In PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika (Vol. 1, pp. 33–39).
Hadi Siswoyo. (2020). Melalui pelayanan Sekolah Minggu anak-anak mendapat bimbingan dan pengarahan sejak dini untuk hidup sesuai firman Tuhan. Tadarus Tarbawy: Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan, 1(2).
Hutagalung, R. (2022). Pengaruh rasa ingin tahu dan gaya belajar visual terhadap hasil belajar IPA. Jurnal Pendidikan Sains, 15(1), 45–60.
Istiana, A., & Pamungkas, J. (2023). Implementasi nilai karakter disiplin pada kegiatan ekstrakurikuler drumband. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5), 5863–5671.
Jannah, F., Fadly, W., & Aristiawan, A. (2021). Analisis karakter rasa ingin tahu siswa pada tema struktur dan fungsi tumbuhan. Jurnal Tadris IPA Indonesia, 1(1), 1–16.
Kemendiknas. (2010). Pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa. Kementerian Pendidikan Nasional, Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat Kurikulum.
Khumaedi, D. N. S. P. E., & Rusilawati, A. (2016). Dimensi rasa ingin tahu siswa melalui pendekatan saintifik berbantuan alat peraga penjernihan air. Phenomenon: Jurnal Pendidikan MIPA, 6(2), 10–17.
Laana, D. L., & Wang, S. (2023). Pemahaman tentang makna ketaatan beribadah berdasarkan Ibrani 10:22–25. Excelsis Deo: Jurnal Teologi, Misiologi, dan Pendidikan, 7(2).
Lestari, D. A. (2015). Pendekatan saintifik dalam pembelajaran tematik untuk meningkatkan keterampilan bertanya siswa. Widyagogik: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 3(1), 66–78.
Locke, J. (1983). A letter concerning toleration (1689). In Treatise of Civil Government and a Letter Concerning Toleration.
Lukas, S. (2018). Hubungan antara rasa ingin tahu dengan aktualisasi diri pada remaja dalam ruang lingkup sekolah. Jurnal Psikologi Remaja, 8(3), 201–210.
Mandala, Y., & Tari, E. (2023). Toleransi sebagai sikap dan cara hidup dalam masyarakat majemuk: Perspektif ajaran Yesus. Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 5(1), 15–25.
MT, A. K. Y. (2022). Upaya guru dan orang tua dalam menanamkan karakter religius di masa pembelajaran daring bagi siswa dari keluarga nelayan (Studi kasus di SMK Islam Nurul Iman Kabupaten Lampung Timur).
Muslih, M. (2022). Pendidikan karakter religius: Usaha mewujudkan nilai-nilai agama dalam diri seseorang. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 12(1), 75–85.
Nur Hasib Muhammad, & Musyafa, M. A. (2022). Penguatan nilai-nilai religius bagi pembentukan karakter siswa di era digital. Jurnal Pendidikan Karakter, 9(4), 150–160.
Oktaviani, W., Chan, F., Hayati, D. K., & Syaferi, A. (2020). Meningkatkan rasa ingin tahu siswa pada pembelajaran IPA melalui model discovery learning. Al Jahiz: Journal of Biology Education Research, 1(2), 109–123.
Oktavioni, R. (2017). Penerapan model pembelajaran untuk meningkatkan rasa ingin tahu siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan, 5(2), 99–110.
Poerwadarminta, W. J. S. (2002). Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Prabowo, A. S., & Sari, R. A. (2019). Hubungan praktik ibadah dan pengembangan karakter religius pada mahasiswa. Jurnal Ilmu Agama, 7(1), 50–60.
Purwaningsih, E., & Syamsudin, A. (2022). Implementasi pendidikan karakter religius di sekolah dasar pada masa pandemi COVID-19. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(2), 2438–2447.
Raharja, S., Wibhawa, M. R., & Lukas, S. (2018). Mengukur rasa ingin tahu siswa. Polyglot: Jurnal Ilmiah, 14(2), 151–164.
Rahmawati, N. R., Oktaviani, V. D., Wati, D. E., Nursaniah, S. S. J., Anggraeni, E., & Firmansyah, M. I. (2021). Karakter religius dalam berbagai sudut pandang dan implikasinya terhadap model pembelajaran pendidikan agama Islam. Ta'dibuna: Jurnal Pendidikan Islam, 10(4), 535–550.
Retno Wati. (2023). Pembiasaan religius dan kegiatan belajar mengajar interaktif dalam menumbuhkan nilai religius siswa. Jurnal Pendidikan Islam, 14(2), 120–130.
Rini, H. M., & Azizah, D. (2024). Pengaruh penerapan model pembelajaran PJBL terhadap kemampuan berpikir kreatif: Peran rasa ingin tahu. Wacana Akademika: Majalah Ilmiah Kependidikan, 8(2), 321–328.
Rodhiyah, E. U. (2022). Upaya pembentukan karakter religius siswa melalui kegiatan keagamaan di Madrasah Tsanawiyah Darul Ma’arif Desa Tinggarbuntut Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto (Disertasi). Universitas Pesantren Tinggi Darul ‘Ulum.
Rohim, A., Zulkarnain, A. I., & Aghnaita, A. (2024). Pengembangan perilaku sosial santri madrasah: Analisis pengaruh ketaatan ibadah dalam pembelajaran. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 9(1), 95–109.
Rusmiati, R. (2017). Pengaruh minat belajar terhadap prestasi belajar bidang studi ekonomi siswa MA Al Fattah Sumbermulyo. Utility: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Ekonomi, 1(1), 21–36.
Sari, A. A. I., Lutfi, A., Stiadi, E., & Lestary, R. (2022). Penerapan model penemuan terbimbing dengan setting think pair share untuk meningkatkan rasa ingin tahu siswa di kelas X MIA 1 MAN Yogyakarta III. Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA, 11(3).
Soraida, S., & Setyorini, D. (2018). Pengaruh minat belajar dan lingkungan keluarga terhadap prestasi belajar. Kajian Pendidikan Akuntansi Indonesia, 7(3).
Taqiyudin, Z., Syafe’i, I., & Fathurrohman, A. (2021). Implementasi pendidikan karakter dalam meningkatkan kepribadian peserta didik di era digital. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 6(1).
Trisnani, W. E. (2018). Manajemen pengembangan pendidikan karakter berbasis kearifan lokal dalam kerangka merdeka belajar dan kampus merdeka. JMSP: Jurnal Manajemen dan Supervisi Pendidikan, 5(1), 26–37.
Wibowo, A. (2012). Pendidikan karakter: Strategi membangun karakter bangsa berperadaban. Pustaka Pelajar.
Mustari, M. (2011). Nilai Karakter: Refleksi untuk Pendidikan Karakter. Yogyakarta: LaksBang Pressindo.
Hidayah, N. (2015). Pendidikan karakter anak usia dini dalam perspektif Islam. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 89–99.











