PENINGKATAN KEMANDIRIAN MEMAKAI SEPATU BERTALI MELALUI TEKNIK FORWARD CHAINING UNTUK SISWA DISABILITAS INTELEKTUAL RINGAN(CLASSROOM ACTION RESEARCH KELAS VII DI SLB C MUZDALIFAH MEDAN SUMATERA UTARA)
DOI:
https://doi.org/10.34125/jkps.v11i3.2710Keywords:
pendidikanAbstract
Objective: Independence in wearing lace-up shoes is an essential self-care skill for students with mild intellectual disabilities, yet it requires fine motor coordination, attention, and sequential understanding that often become learning barriers. This study aimed to improve the independence of seventh-grade students with mild intellectual disabilities in wearing lace-up shoes through the forward chaining technique at SLB C Muzdalifah Medan. Methods: The study used classroom action research conducted in two cycles, with three meetings in each cycle. The participants were four students, namely NAP, HH, RM, and ARP. Data were collected through observation, performance tests, interviews, and documentation, then analyzed descriptively using qualitative notes and quantitative percentages. Results: The students’ independence increased across cycles. At the end of Cycle I, NAP reached 33.33%, HH 50%, RM 66.66%, and ARP 50%, so none met the 70% mastery criterion. After repeated practice, positive reinforcement, and gradual prompt fading in Cycle II, NAP and ARP reached 83.33%, while HH and RM reached 100%. Novelty: The study demonstrates a structured application of forward chaining for lace-up shoe skills in mild intellectual disability learning.
References
Aini, Y. M. Q., & Iswari, M. (2019). Efektivitas analisis tugas dalam meningkatkan keterampilan membuat kerupuk ikan bagi anak tunagrahita ringan. Jurnal Penelitian Pendidikan Kebutuhan Khusus, 7(2), 160–165.
Aminah, S., & Iswari, M. (2019). Meningkatkan keterampilan membuat pigura manik-manik melalui meronce bagi anak tunagrahita ringan. Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus, 7, 93–98.
Arikunto, S. (2015). Penelitian tindakan kelas. Bumi Aksara.
Arikunto, S. (2018). Dasar-dasar evaluasi pendidikan. Bumi Aksara.
Browder, D. M., Spooner, F., & Jimenez, B. A. (2018). Severe intellectual disability and the importance of systematic instruction. Research and Practice for Persons with Severe Disabilities, 43(1), 3–16.
Buntinx, W. H. E., & Schalock, R. L. (2020). Models of disability, quality of life, and individualized supports: Implications for professional practice in intellectual disability. Journal of Policy and Practice in Intellectual Disabilities, 17(2), 85–92.
Budi, S., Nurhastuti, N., & Utami, I. S. (2021). Edukasi mencuci tangan dalam upaya pencegahan virus Corona melalui video tutorial pada mahasiswa berkebutuhan khusus di pendidikan tinggi. Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus, 5(1), 19–23. https://doi.org/10.24036/jpkk.v5i1.564
Cooper, J. O., Heron, T. E., & Heward, W. L. (2020). Applied behavior analysis (3rd ed.). Pearson.
Damastuti, E. (2020). Pendidikan anak dengan hambatan intelektual. Prodi PLB FKIP ULM.
Fajri, H., & Kasiyati. (2023). Meningkatkan kemampuan bina diri menyapu lantai melalui model direct instruction bagi anak Down Syndrome. Jurnal Penelitian Pendidikan Kebutuhan Khusus, 11, 45–49.
Fatmawati, K. N. (2023). Pengaruh media pembelajaran busy book terhadap peningkatan keterampilan mengikat tali sepatu anak tunagrahita kelas III di SLB Bina Karya Mutiara Klaten.
Jaslinder, J., & Hildayani, R. (2019). Efektivitas teknik forward chaining pada kemampuan menggunakan kemeja pada anak dengan disabilitas intelektual. Jurnal Psikogenesis, 7(1), 18–27.
Juandi, N., & Tirta, S. (2018). Penerapan forward chaining untuk meningkatkan kemampuan memakai baju pada anak penyandang disabilitas intelektual sedang. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni, 2(1), 209–302.
Kartini, F. (2023). Peningkatan kemampuan mengikat tali sepatu melalui teknik forward chaining bagi anak tunagrahita ringan kelas V di SLB Negeri 1 Jeneponto. Jurnal Inovasi Pedagogik dan Teknologi, 1(2), 96–103.
Kasiyati, K., & Kusumastuti, G. (2019). Perspektif pendidikan anak tunagrahita. Sukabina Press.
Kauffman, J. M., Hallahan, D. P., Pullen, P. C., & Badar, J. (2018). Special education: What it is and why we need it. Routledge.
Kemis, & Rosnawati, A. (2013). Pendidikan anak berkebutuhan khusus tunagrahita. PT Luxima Metro Media.
Khairunnisa, A. N. (2017). Peningkatan kemampuan memakai sepatu bertali melalui analisis tugas pada anak tunagrahita sedang kelas VIII di SLB Yapenas Condongcatur. Universitas Negeri Yogyakarta.
Kholiliyah, A. J., Fauzani, A. N., Amjad, N. L., Gamal, A. A., Maharani, K. S. B., Pristianto, A., & Naufal, A. F. (2022). Edukasi pemasangan tali sepatu untuk melatih kemandirian pada siswa kelas 4–6 SDLB tunagrahita Surakarta. Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 3(1), 67–75.
Knight, V. F., McKissick, B. R., & Saunders, A. F. (2019). A review of technology-based interventions to teach academic skills to students with intellectual disability. Journal of Special Education Technology, 34(2), 75–88.
Mustikawati, A., & Kurnianingrum, W. (2018). Penerapan forward chaining dalam meningkatkan kemampuan mandi secara mandiri pada remaja dengan mild intellectual disability.
Oktaviana, I., Hadis, A., & Usman, U. (2024). Application of the forward chaining method to improve the ability to wear adhesive shoes for third grade mentally disabled students in special schools. Pinisi Journal of Education, 4(5), 255–261.
Refwin, R. M., & Kasiyati. (2019). Meningkatkan keterampilan bina diri melalui metode drill pada anak tunagrahita sedang. Jurnal Penelitian Pendidikan Kebutuhan Khusus, 7(2), 24–29.
Risti, H. N., Budi, S., Kusumastuti, G., Iswari, M., & Yuliana, S. (2025). Meningkatkan kemampuan merawat luka dalam pembelajaran bina diri melalui metode backward chaining bagi disabilitas intelektual di sekolah luar biasa. Pedagogik Journal of Islamic Elementary School, 8(2), 839–851. https://doi.org/10.24256/pijies.v8i2.7944
Safaruddin, S., Fatmawati, F., & Budi, S. (2019). Program pelatihan menggosok gigi dalam meningkatkan keterampilan bina diri siswa tunagrahita di SLB se-Kota Padang. Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus, 3(2), 35–38. https://doi.org/10.24036/jpkk.v3i2.542
Safitri, W. (2022). Penerapan metode forward chaining dalam meningkatkan keterampilan memakai jilbab pasang pada anak tunagrahita sedang kelas dasar III di SLBN Pakkanrebete Kabupaten Soppeng.
Samudhra, M. W., & Budi, S. (2024). Meningkatkan kemandirian menggosok gigi anak tunagrahita menggunakan media tutorial. Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus, 12(2), 466–473.
Schalock, R. L., Luckasson, R., & Tassé, M. J. (2021). Intellectual disability: Definition, diagnosis, classification, and systems of supports (12th ed.). American Association on Intellectual and Developmental Disabilities.
Siregar, G., Iswari, M., & Efendi, J. (2019). Pemberdayaan tunagrahita ringan sebagai tenaga kerja penjaga kantin. Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus, 3(1), 43–46.
Sugiyono, P. D. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sukardi, H. M. (2022). Metode penelitian pendidikan tindakan kelas: Implementasi dan pengembangannya. Bumi Aksara.
Tarigan, E. (2019). Efektivitas metode pembelajaran pada anak tunagrahita di SLB Siborong-Borong. Jurnal Pionir LPPM Universitas Asahan, 5(0), 3.
Wehmeyer, M. L., Shogren, K. A., Little, T. D., & Lopez, S. J. (2017). Development of self-determination through the life-course. Journal of Intellectual Disability Research, 61(5), 437–449.
Widiastuti, N. L. G. K., & Winaya, I. M. A. (2019). Prinsip khusus dan jenis layanan pendidikan bagi anak tunagrahita. Jurnal Santiaji Pendidikan, 9(2).
Widya, M. (2019). Bina diri bagi anak berkebutuhan khusus (ABK). Bina Diri bagi Anak Berkebutuhan Khusus, 53(9), 1.
Wulandari, L. M., Susilawati, S. Y., & Kustiawan, U. (2019). Pelaksanaan program bina diri bagi siswa berkebutuhan khusus di sekolah inklusi. Jurnal Ortopedagogia, 5(1), 44–49.












