MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA DI SEKOLAH MADRASAH ALIYAH

Authors

  • Yuliana Hutagalung Universitas Pamulang, Indonesia
  • Nida Nur Najihah Universitas Pamulang, Indonesia
  • Ahmad Faiz Ramadhan Universitas Pamulang, Indonesia
  • Nur Maulana Sari Universitas Pamulang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.34125/jmp.v11i1.1770

Keywords:

Manajemen Sarana dan Prasarana, Kepala Sekolah, Sekolah Berbasis Pondok Pesantren, Pengelolaan Pendidikan, Mutu Pembelajaran.

Abstract

Penelitian ini menganalisis manajemen sarana dan prasarana pendidikan di Pondok Pesantren Ummul Qura, Tangerang Selatan, dengan fokus pada perencanaan, pengadaan, inventarisasi, pemeliharaan, dan pengawasan yang dilakukan oleh kepala sekolah. Sarana dan prasarana merupakan komponen penting dalam sistem pendidikan nasional yang secara langsung maupun tidak langsung menunjang proses pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan secara efektif dan efisien. Sekolah berbasis pondok pesantren memiliki karakteristik khusus karena menggabungkan sistem pendidikan formal dengan sistem pendidikan pesantren, sehingga memerlukan pengelolaan sarana prasarana yang lebih komprehensif dan terintegrasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi sarana dan prasarana di Pondok Pesantren Ummul Qura belum optimal, dengan banyak fasilitas dalam kondisi rusak, bahkan sebagian ruang kelas tidak memiliki meja dan kursi yang layak. Sekolah juga belum memiliki perpustakaan dan laboratorium IPA, hanya tersedia laboratorium komputer dengan keterbatasan jumlah dan kondisi perangkat. Perencanaan dan pengadaan sarana prasarana telah dilakukan melalui koordinasi antara sekolah dan yayasan, namun masih menghadapi kendala keterlambatan dana dan perbedaan kebijakan. Sistem inventarisasi yang masih manual, keterbatasan anggaran, kurangnya tenaga teknis, serta lemahnya koordinasi antara sekolah dan yayasan menyebabkan pengelolaan sarana prasarana belum berjalan secara optimal. Pemeliharaan hanya dilakukan secara insidental tanpa program terencana, sementara pengawasan dan evaluasi belum
dilaksanakan secara terstruktur dan terdokumentasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas manajemen sarana prasarana sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan kepala sekolah, sistem inventarisasi yang baik, koordinasi antarunit, dan dukungan anggaran yang memadai untuk meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah berbasis pondok pesantren.

References

Asmani, J. M. (2017). Manajemen Efektif Marketing Sekolah: Strategi Menerapkan Jiwa Kompetisi dan Sportivitas untuk Melahirkan SDM Unggul. Yogyakarta: Diva Press.

Bafadal, I. (2016). Manajemen Perlengkapan Sekolah: Teori dan Aplikasinya. Jakarta: Bumi Aksara.

Creswell, J. W. (2015). Penelitian Kualitatif & Desain Riset: Memilih di Antara Lima Pendekatan (Edisi ke-3). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Ginanjar, M. H., Rahman, R., & Jundullah, M. (2023). Manajemen sarana dan prasarana pendidikan dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran di SMA Al-Minhaj Bogor. Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 6(01), 103-118.

Gunawan, I., & Benty, D. D. N. (2017). Manajemen Pendidikan: Suatu Pengantar Praktik. Bandung: Alfabeta.

Hidayat, R., & Abdillah. (2019). Manajemen sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu pembelajaran. Jurnal Manajemen Pendidikan, 11(2), 85–96.

Lestari, T. (2019). Pengelolaan Sarana dan Prasarana di Lembaga Pendidikan. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 4(2), 97-114.

Minarti, S. (2016). Manajemen Sekolah: Mengelola Lembaga Pendidikan Secara Mandiri. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media

Mulyasa, E. (2017). Manajemen Berbasis Sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Megasari, R. (2020). Peningkatan Pengelolaan Sarana dan Prasarana Pendidikan untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di SMPN 5 Bukittinggi. Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan, 2(1), 636-648.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2018). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (4th Edition). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Nurabadi, A. (2017). Manajemen sarana dan prasarana sekolah berbasis mutu. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 24(2), 98–107.

Prastyawan, A. (2016). Manajemen Sarana dan Prasarana Pendidikan. Al-Hikmah: Jurnal Studi Agama-Agama, 2(1), 33-46.

Priansa, D. J., & Somad, R. (2018). Manajemen Supervisi dan Kepemimpinan Kepala Sekolah. Bandung: Alfabeta.

Pristiwanti, D., Badariah, B., Hidayat, S., & Dewi, R. S. (2022). Pengertian Pendidikan. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 4(6), 7911-7915.

Qomar, M. (2015). Manajemen Pendidikan Islam: Strategi Baru Pengelolaan Lembaga Pendidikan Islam (Cetakan Ketiga). Jakarta: Erlangga.

Rahman, A. (2021). Analisis ketersediaan sarana prasarana terhadap efektivitas pembelajaran. Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(3), 412–420.

Rohiat. (2018). Manajemen Sekolah. Bandung: Refika Aditama.

Sagala, S. (2020). Manajemen Strategik dalam Peningkatan Mutu Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Sari, M., & Putra, D. (2022). Peran kepala sekolah dalam pengelolaan sarana prasarana pendidikan. Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(2), 215–224.

Setiawan, A., & Sumarno. (2020). Pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan di sekolah. Jurnal Administrasi Pendidikan, 27(1), 123–134.

Solichin, M. M. (2018). Manajemen Sarana dan Prasarana Pendidikan dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran di SD Negeri Kaligayam 02 Kabupaten Tegal. Jurnal Tarbawi: Jurnal Ilmu Pendidikan, 14(1), 115-128.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Downloads

Published

2026-02-22

How to Cite

Hutagalung, Y., Najihah, N. N., Ramadhan, A. F., & Sari, N. M. (2026). MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA DI SEKOLAH MADRASAH ALIYAH. Jurnal Manajemen Pendidikan, 11(1), 1105–1111. https://doi.org/10.34125/jmp.v11i1.1770