IMPLEMENTASI PROGRAM KOKURIKULER PERTANIAN DALAM PENCAPAIAN KETERAMPILAN DAN KEMANDIRIAN WARGA BELAJAR KESETARAAN PAKET B DI PKBM ANUGRAH BANGSA
DOI:
https://doi.org/10.34125/jmp.v11i1.1925Keywords:
implementasi program, kokurikuler pertanian, pendidikan nonformal, Paket B, PKBMAbstract
This study aims to analyze how agricultural co-curricular is implemented in the Package B Equality Program at PKBM Anugrah Bangsa and to identify the factors that affect its success in non-formal education. Methodology: In this study, the approach used is qualitative descriptive. Data collection was carried out through observation, in-depth interviews, and documentation Penelitianes. The informants of this study include PKBM managers, tutors, and participants of Package B. Data analysis was carried out by following the steps of data reduction, data presentation, and conclusion drawing systematically to gain a comprehensive understanding of the program implementation process. Findings: The results of the study show that the implementation of agricultural co-curricular is carried out in an adaptive and participatory manner which includes the stages of planning, direct practice, and evaluation based on learning experience. The success of the program is influenced by a clear sense of objectives, the commitment of the implementer, good communication, and the relevance of the activity to the needs of the participants. Despite limitations in facilities and land, the program continues to run well through the use of local resource strategies. Novelty: This research lies in the affirmation that the success of agricultural co-curriculars is determined by the quality of implementation, not the completeness of the facilities.
References
Anderson, C., & Brennan, M. (2020). Agricultural education and youth development in community-based learning. Journal of Agricultural Education, 61(3), 45–59.
Awean, & Rukiyanto. (2023). No Title.
Azizah, S. N. (2021). Strategi Pengembangan Kegiatan Pembelajaran di PKBM. Journal of Practice Learning and Educational Development, 1(2), 46–49. https://doi.org/10.58737/jpled.v1i2.18
Badan Pusat, S. (2023). Statistik Sektor Pertanian Indonesia Tahun 2023. Badan Pusat Statistik.
Bessant, J. (2021). Non-formal education and its role in community skill development. International Review of Education, 67(4), 523–541.
Creswell, J. W. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches. SAGE Publications.
Coombs, P. H., & Ahmed, M. (1974). Attacking rural poverty: How nonformal education can help. Johns Hopkins University Press. Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus. (2020). Petunjuk teknis penyelenggaraan pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Edwards, G. C., III. (1980). Implementing public policy. Congressional Quarterly Press.
Eka Putri ASunarti V. (2023). Pendekatan Andragogi Fasilitator Pelatihan Petani Milenial Di Balai Pelatihan Pertanian Sumatera Barat. Jurnal Family Education, 3(2), 154–164. https://doi.org/10.24036/jfe.v3i2.113
Estuwardani, I. (2015). Peran PKBM dalam pemberdayaan masyarakat melalui program pendidikan vokasional. Jurnal PLS Nusantara, 8(1), 22–31.
gita somantri. (2018). Pengaruh Kegiatan Kokurikuler Dalam Mendukung Kegiatan Intrakurikuler Di SMAN 1 Seputih Mataram.
Hasanah, H., Jahraini, J., Saifuddin, S., Tamarli, T., & Ilham, I. (2026). Metode Resitasi Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ppkn Materi Pancasila Di Sma Negeri 1 Longkib Kota Subulussalam. Jurnal Dedikasi Pendidikan , 10 (1), 181-190.
Hasibuan, M. S. P. (2019). Manajemen: Dasar, Pengertian, dan Masalah. Bumi Aksara.Implementasi kegiatan kokurikuler vokasional berbasis observasi di sekolah menengah kejuruan. (2021). Jurnal Pendidikan Teknologi, 6(2), 112–120.
Kebudayaan, K. P. dan. (2022). Laporan Implementasi Kokurikuler P5.
Kemendikbud. (2019). Panduan Pelaksanaan Kegiatan Kokurikuler. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Khusus, D. P. M. dan P. (2023). Laporan Statistik PKBM Indonesia Tahun 2023. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. https://ditmas.kemdikbud.go.id
Latiffah, L. (2022). Implementasi Pelaksanaan Kokurikuler Pertanian dalam Pengembangan Keterampilan Peserta Didik Paket B di PKBM Anugrah Bangsa. Jurnal Pendidikan Nonformal.
Mazmanian, D. A., & Sabatier, P. A. (1983). Implementation and public policy. Scott, Foresman.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook. Sage Publications.
Multazami, D., Fihtriani, F., Suryadi, S., Furqan, F., & Samsuar, S. (2026). Efektivitas Penerapan Program Diniyah Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Tajwid Di Sma Negeri 2 Unggul Ali
Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Pertanian, K. P. (2020). Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Raharjo, T., Shofwan, I., Kisworo, B., Ilyas, I., & Lestari, J. (2020). Penyuluhan Pertanian Budidaya Ubi Jalar Organik Berbasis Sociopreneurship. Jurnal Panjar: Pengabdian Bidang Pembelajaran, 2(2), 35–41. https://doi.org/10.15294/panjar.v2i2.37855
Rahmadani, A., & Marzuki, M. (2020). Peran PKBM dalam Pemberdayaan Masyarakat melalui Pendidikan Nonformal. Jurnal Pendidikan Nonformal.
Rahmawati, E., & Nurhayati, S. (2022). Peran PKBM dalam Mengembangkan Keterampilan Peserta Didik Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler. Jurnal Pendidikan Nonformal Indonesia, 7(2), 115–124.
Rahmawati, L. (2022). Pengembangan kecakapan hidup melalui kegiatan pertanian pada peserta didik PKBM. Jurnal Pendidikan Nonformal, 10(2), 77–89.
Ratmiko. (2005). Kebijakan Publik dan Implementasinya. Bumi Aksara.
Riggs, F. W. (2005). Administrasi Pembangunan: Teori dan Praktik. Raja Grafindo Persada.
Sari, D., & Putra, R. (2021). Efektivitas pembelajaran pertanian berbasis praktik terhadap minat belajar remaja. Jurnal Agro Edukasi, 5(1), 15–28.
Statistik, B. P. (2022). Statistik Pemuda Indonesia 2022. BPS.
Sudirman, A., & Kurniawan, B. (2020). Pembelajaran pertanian berbasis observasi lapangan untuk meningkatkan keterampilan siswa. Jurnal Pendidikan Vokasi, 9(3), 210–219.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suryani, A. (2021). Penelitian kokurikuler vokasional: Evaluasi efektivitas PjBL dalam pembelajaran keterampilan . In Jurnal Pendidikan Vokasional (Vol. 5, Issue 2, pp. 15–29).
UNESCO. (2015). Rethinking education: Towards a global common good? UNESCO Publishing.
UNICEF. (2019). Global framework on transferable skills. UNICEF.
Usman, N. (2002). Konteks Implementasi Berbasis Kurikulum. PT Raja Grafindo Persada.
Utomo, A., & Fauzi, M. (2022). Peran program pembelajaran berbasis keterampilan dalam pendidikan nonformal. Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat, 9(1), 45–54.
Van Meter, D. S., & Van Horn, C. E. (1975). The policy implementation process: A conceptual framework. Administration & Society, 6(4), 445–488.
Wulandari, R. (2023). Program kokurikuler life‑skill di PKBM: Analisis perkembangan keterampilan peserta didik . In Jurnal Pendidikan Nonformal (Vol. 4, Issue 1, pp. 10–25).
Yuliana, N. (2023). Pendidikan nonformal di era merdeka belajar: Tantangan dan pengembangan program. Jurnal Pendidikan Dan Pemberdayaan, 9(2), 98–110.
Sudjana, D. (2004). Pendidikan nonformal: Wawasan, sejarah perkembangan, falsafah dan teori pendukung. Falah Production.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif. Alfabert.











