TANTANGAN GURU BK DALAM MEMBERIKAN PENDAMPINGAN KEPADA SISWA YANG MENGALAMI MASALAH KELUARGA
DOI:
https://doi.org/10.34125/jmp.v11i2.2155Keywords:
Guru Bimbingan Konseling; Masalah Keluarga Siswa; Hambatan Guru BKAbstract
Family problems are all forms of behavior, actions, dynamics, patterns and interactions That disturbs the family, whether from any side. As part of the support system in School, counseling guidance teacher (BK) has a great responsibility in giving Assistance for students who face family problems. This research aims to Analyze the role of counseling guidance teachers (BK) in providing assistance to Students at SMA Negeri 2 Bangko who face family problems, and identify Obstacles faced in the implementation of the task. Family problems, such as divorce Or economic problems, can have a significant impact on emotional, social development, and Academic student. The method used is an approach with a qualitative case study design.v By involving BK Teacher at SMA Negeri 2 Bangko as an informant, this research Using a semi-structured interview with reference to a list of open questions. This data analysis technique uses descriptive analysis that combines data from collections Said individual. Research results show that BK teachers have an important role in Accompany students through individual counseling services, parent education, and reinforcement Students' social skills. However, BK teachers face various obstacles, such as Limited time, lack of family support, stigma against BK services, and lack of Adequate resources.
References
Adi, L. (2022). Pendidikan keluarga dalam perspektif Islam. Jurnal Pendidikan Ar-Rasyid, 7(1), 1-9.
Adim, R., Kusdaryani, W., & Lestari, F. W. (2021). Peran guru bimbingan dan konseling dalam membentuk kepribadian siswa yang mengalami broken home. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 1(3), 40.
Amanda, S., & Arsini, Y. (2024). Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Meningkatkan Self-Control Siswa Broken home. Ghaidan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam dan Kemasyarakatan, 8(2), 132-141.
Cahyani, N. F., Samad, S., & Anas, M. (2021). Konseling Individu Bagi Siswa Korban Broken Home (Studi Kasus D i SMP Negeri 5 Makassar). Phinisi Journal Of Art, Humanity & Social Studies, 1–10.
Fadhallah, R. A. (2021). Wawancara. Unj Press.
Fitri, S. F. N. (2021). Problematika kualitas pendidikan di indonesia. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(1), 1617-1620.
Hadi, S., Apriliya, A., Bakri, S., & Rohmadi, Y. (2023). Implikasi Ikhlas Pada Resiliensi Remaja Dalam Menghadapi Masalah Keluarga. AL-MURABBI: Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman, 10(1), 47-57.
Moleong, R. (2011). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Nurhayati, A. S., Darim, A., & Rokhman, M. (2021). Manajemen Layanan Bimbingan Dan Konseling Bagi Siswa Broken Home Melalui Pendekatan Aswaja [Management of Guidance and Counseling Services for Broken Home Students Throught the Aswaja Approach]. Journal of Contemporary Islamic Counselling, 1(2), 65–80. https://doi.org/10.59027/jcic.v1i2.77
Purwaningsih, I., Oktariani, O., Hernawati, L., Wardarita, R., & Utami, P. I. (2022). Pendidikan sebagai suatu sistem. Jurnal Visionary: Penelitian Dan Pengembangan Dibidang Administrasi Pendidikan, 10(1), 21-26.
Sanjaya, W. (2005). Pembelajaran Dalam Implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi. Jakarta: Prenada Media Group.
Sari, A. K., & Prayitno, Y. K. (2021). Pelayanan profesional guru bimbingan konseling dalam meminimalisir kesalahpahaman tentang bimbingan konseling di sekolah. Journal Of Education And Teaching Learning (JETL), 3(1), 36-49.
Setiyani, L., Liswadi, G. T., & Maulana, A. (2022). Proses Pengembangan Proses Bisnis Transaksi Penjualan pada Toko Erni Karawang. Jurnal Interkom: Jurnal Publikasi Ilmiah Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi, 16(4), 181-187.
Shalahuddin, I., & Faijurahman, A. N. (2020). Hubungan Antara Siswa Dari Keluarga Broken Home Dengan Perilaku Menyimpang Di Sma Ciledug Al-Musaddadiyah Garut. The Journal of Holistic Healthcare), 12(1), 38–44.
Shaughnessy, J. (2007). Metode Penelitian Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Sukatin, Dianovi, A., Siregar, D., Mawaddah, I., & Suryaningsih. (2022). Bimbingan dan Konseling Dalam Pendidikan. Jurnal Pendidikan Anak Bunarraqa, 8(2), 1–12
Wahid, R., Herlambang, Y. T., Hendrayani, A., & Susilo, S. V. (2022). Dampak Keluarga Broken Home Terhadap Perubahan Kepribadian Anak Usia Sekolah Dasar. Jurnal Cakrawala Pendas, 8(4), 1626-1633.
Widiana, M., & Sukma, D. (2023). Perilaku sosial negatif siswa dari keluarga broken home. Counseling and Humanities Review, 3(1), 14–21. https://doi.org/10.24036/000720chr2023.
Widiasworo, E. (2017). Strategi & metode mengajar siswa di luar kelas (outdoor learning) : secara aktif, kreatif, inspiratif, dan komunikatif(Nurhid (ed.)). Ar-Ruzz Media.
Zain, N. A., Prastika, C. B., & Sholihatin, R. P. (2018). Upaya Pengentasan Masalah Anak Korban Broken Home Melalui Konseling Kelompok Dengan. Psympathic : Jurnal Ilmiah Psikologi, 0291, 106–110.











