KURIKULUM BERAKSI: MODEL KONSEPTUAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM UNTUK MEMBANGUN MADRASAH IBTIDAIYAH ANTI-BULLYING

Authors

  • Agus Ali Sururi Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Tuban, Indonesia
  • Sholikah Sholikah Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Tuban, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.34125/jmp.v11i4.3679

Keywords:

Madrasah, Anti-Bullying, PPRA

Abstract

The phenomenon of bullying in Madrasah Ibtidaiyah (MI) increasingly shows a complicated pattern, no longer limited to physical violence between students, but also includes verbal, relational, and intimidating forms based on religious identity and socio-cultural background. Ironically, madrasas that ideologically carry the mission of rahmatan lil alamin do not yet have a curriculum framework that systematically integrates bullying prevention into the formal curriculum structure, hidden curriculum, and institutional culture. This article was compiled through a library research method with a conceptual research approach to design a new curriculum model called the BERAKSI Curriculum (Together Celebrate Diversity Without Intimidation). This research reveals that the values of Islamic Religious Education—especially the concepts of ukhuwah, rahmah, and i'tidal—can be the epistemological basis for the development of an anti-bullying curriculum that is not only programmatic, but also integratedly into the vision, subject structure, student profile project, hidden curriculum, and madrasah culture. The BERAKSI model is designed based on four main pillars, namely philosophical, psychological, sociological, and juridical pillars, which are further implemented in the seventeen operational components of the curriculum. The existence of this research lies in the placement of bullying prevention not as an additional program, but as a curriculum design that is integrated with the Rahmatan lil Alamin Student Profile, the Independent Curriculum, and the principles of Child-Friendly Schools.

References

Ahmad, N. M., & Rasid, N. (2023). Penggunaan teknik konseling diadik dalam mengidentifikasi bentuk perilaku bullying siswa kelas XI IPA 1 Madrasah Aliyah Negeri 2 Halmahera Utara. Edukasi, 21(2), 414–421. Https://Doi.Org/10.33387/j.Edu.V21i2.6302.

Arthur, J., Kristjánsson, K., Walker, D., Sanderse, W., & Jones, C. (2021). Character education in schools: Research findings and future directions. University of Birmingham, Jubilee Centre for Character and Virtues.

Aslan. (2019). Hidden curriculum: Tujuan bagi dunia pendidikan dalam upaya pembentukan tingkah laku manusia ke arah yang lebih baik. Pena Indis.

Banks, J. A. (2019). An introduction to multicultural education (6th ed.). Pearson.

Bulqini, A. A., & Muizzuddin, M. (2025). Implementasi hidden curriculum berbasis budaya religius dalam pembentukan profil pelajar rahmatan lil alamin. Jurnal Pendidikan Multidisipliner, 8(4).

Caswita. (2019). Kurikulum tersembunyi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Edukasi: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Dan Keagamaan, 17(3), 300–314.

Dewi, F., Halimah, S., & Haidir, H. (2024). Proyek penguatan profil pelajar rahmatan lil’alamin dalam Kurikulum Merdeka: Studi fenomenologi. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 9(2).

Hairani, P., Rahman, A., & Putra, M. M. (2023). Peran guru dalam penanaman sikap anti bullying verbal dalam pembelajaran PKN di sekolah dasar. Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 6(1), 123–133. Https://Doi.Org/10.54069/Attadrib.V6i1.411.

Indonesia, K. A. R. (2024). Keputusan Menteri Agama Nomor 450 Tahun 2024 tentang pedoman implementasi kurikulum pada Raudhatul Athfal, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah, dan Madrasah Aliyah Kejuruan. In Kementerian Agama RI.

Khaeriah, R. H. M. K., Lestari, S. D., Hayati, A., & Respati, R. D. (2025). Membangun karakter anti-bullying pada anak sekolah dasar studi kasus siswa SDN Sindangsari 2 Kabupaten Tangerang melalui media komunikasi dan pendekatan wisata edukasi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(1), 4992–5001. Https://Doi.Org/10.31004/Jerkin.V4i1.2438.

Kidwai, I., & Smith, P. K. (2024). A content analysis of school anti-bullying policies in England: Signs of progress. Educational Psychology in Practice, 40(1), 1–16.

Kurniawan, H. W., Sugiarto, & Listyasari, W. (2025). Strategi manajemen sekolah untuk mencegah perundungan peserta didik. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 14(3), 5141–5150. Https://Doi.Org/10.58230/27454312.2651.

Kusmawati, H., Fajri, L. N., Fauzan, M., & Asyhari, M. (2023). Problematika madrasah dalam menerapkan Kurikulum Merdeka pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Educationist: Journal of Educational and Cultural Studies, 2(1), 275.

Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.

Madrasah, D. K. (2022). Panduan pengembangan projek penguatan profil pelajar Pancasila dan profil pelajar rahmatan lil alamin. In Kementerian Agama Republik Indonesia.

Malahati, F., & Rokhimawan, M. A. (2023). The implementation of hidden curriculum on fifth grade students’ character development at Islamic elementary school. Didaktika – Jurnal Pendidikan Dasar, 6(2), 153–164.

Nur. (2022). Identifikasi perilaku bullying di sekolah (sebuah upaya preventif). Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 6(2).

Oliva, P. F. (2009). Developing the curriculum (7th ed.). Pearson.

Olweus, D. (1993). Bullying at school: What we know and what we can do. In Blackwell Publishing.

Rahmat, N. I., Hastuti, I. D., & Nizaar, M. (2023). Analisis faktor-faktor yang menyebabkan bullying di Madrasah Ibtidaiyah. Jurnal Basicedu, 7(6), 10567–10577.

Salisiya, I., Sava, N. A., Auliyah, R., Trihantoyo, S., & Cin, A. H. (2024). Pembiasaan kegiatan keagamaan sebagai hidden curriculum di SDN Singonegaran 1 Kediri. Sindoro Cendikia Pendidikan, 1(2).

Shofiyah, S. (2018). Prinsip-prinsip pengembangan kurikulum dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran. Edureligia: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(2), 122–130. Https://Doi.Org/10.33650/Edureligia.V2i2.464.

Sholikah. (2012). Karakter Pendidikan Menurut K.H Hasyim Dalam Kitab Adab Al Alim Wal Mutaalim. (April).

Toana, S. R., Makmur, Pahlawi, F. W., & Nurqadriani. (2026). Urgensi pendekatan Islami dalam mencegah perilaku intoleransi siswa Sekolah Dasar Negeri 16 Poso Kabupaten Poso. Iqra: Jurnal Ilmu Kependidikan Dan Keislaman, 21(1), 1–6. Https://Doi.Org/10.56338/Iqra.V21i1.8934.

Touloupis, T., & Athanasiades, C. (2022). Evaluation of a cyberbullying prevention program in elementary schools: The role of self-esteem enhancement. Frontiers in Psychology, 13, 980091. Https://Doi.Org/10.3389/Fpsyg.2022.980091.

Yosi, F., & Oktaviani, Y. (2023). Relevansi empat pilar pendidikan dengan projek penguatan profil pelajar Pancasila dan profil pelajar rahmatan lil’alamin (P5PPRA). Jurnal PenaEmas, 1(2), 55–65.

Downloads

Published

2026-08-30

How to Cite

KURIKULUM BERAKSI: MODEL KONSEPTUAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM UNTUK MEMBANGUN MADRASAH IBTIDAIYAH ANTI-BULLYING. (2026). Jurnal Manajemen Pendidikan, 11(4), 10194-10211. https://doi.org/10.34125/jmp.v11i4.3679